KNPI Desak Pemkab Halbar Segera Realisasikan 13 Item Pekerjaan

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Barat (Halbar) mendesak Pemkab Halbar segera merealisasikan 13 Item pekerjaan yang dianggarkan melalui pinjaman Pemkab Halbar senilai Rp 159,5 miliar dan sudah ditenderkan.

Demikian itu disampaikan Ketua KNPI Halbar, Tamrin Gani (TG) saat dikonfirmasi reporter, via WhatsApp, Selasa 11 September 2018 sore tadi.

Menurutnya, 13 item pekerjaan yang masuk dalam anggaran pinjaman Pemkab itu terkesan goib. Pasalnya, paska tender hingga saat ini belum juga ada penandatanganan kontrak atas ke 13 item pekerjaan tersebut.

“Aneh, sejak dilakukan tender dan sudah ada pemenangnya belum juga dilakukan penandatanganan kontrak dari 13 item pekerjaan tersebut, sehingga perlu dipertanyakan, kira-kira ada apa,” kata TG.

Ia mengatakan, seharusnya ke 13 item pekerjaan yang konon dianggarkan melalui dana pinjaman itu sudah ada progres pekerjaan agar tidak ada kecurigaan.

“Tapi kan secara fakta dilapangan, proses pekerjaan belum ada, bahkan penandatanganan kontrak belum juga dilakukan. Inikan bagian dari pembohongan publik,” ucap TG.

Olehnya, kata dia, KNPI sangat sesalkan dengan sikap yang diambil Pemkab Halbar. Apalagi, lanjut TG, Bupati Danny Missy sering keluar daerah dengan dalil melakukan lobi – lobi. “Ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi dilapangan, karena daerah yang kita cintai ini makin memburuk,” akunya.

Untuk itu, KNPI sangat berharap agar praktik – praktik dengan dalil – dalil semacam ini harus dihentikan demi kelancaran pembangunan di Halbar.

“Jika dalam bulan ini tidak juga dilakukan tanda tangan kontrak, maka KNPI secara institusi dengan beberapa OKP di Halbar akan melakukan aksi demonstrasi dan meminta kejelasan dari Bupati atas kendala molornya pekerjaan ke 13 item tersebut,” ancam TG.

Red: Chull

- Advertisement -Download

BACA JUGA

Trump Tuduh Petinggi Pentagon Ingin Terus Perang

LENTERA NEWS -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh petinggi-petinggi Departemen Pertahanan ingin perang terus terjadi agar kontraktor-kontraktor pertahanan tetap 'senang'.

Anggota DPR RI Usulkan Pidana dan Denda 100 jt bagi Paslon Pelanggar Protokol Covid

Fenomena pada masa pendaftaran pasangan calon Pilkada 2020 membuat publik resah. Ada kekawatiran muncul klaster baru Covid-19 pada tahapan pilkada selanjutnya. Terlebih, setelah pendaftaran...

ASN tak Netral pada Pilkada 2020 Dapat Sanksi Tegas

LENTERA NEWS -- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus meminta aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral dalam pilkada...

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...