Jepang-AS Latihan Perang Besar, Unjuk Kekuatan Hadapi China

LENTERA NEWSJepang dan Amerika Serikat (AS) pada hari Senin memulai latihan perang besar-besaran yang mencakup latihan udara, laut, dan darat di prefektur Okinawa dan perairan di sekitarnya. Manuver militer akbar ini sebagai unjuk kekuatan dalam menghadapi peningkatan aktivitas militer China di kawasan tersaaebut.

Latihan perang Keen Sword 21 adalah latihan besar pertama sejak Yoshihide Suga menjadi perdana menteri (PM) Jepang bulan lalu dengan janji untuk melanjutkan pembangunan militer yang bertujuan melawan China.

China dan Jepang berseteru karena Beijing mengklaim pulau-pulau yang dikuasai Jepang di Laut China Timur.

Keen Sword 21 yang digelar setiap dua tahun sekali itu melibatkan puluhan kapal perang, ratusan pesawat dan 46.000 tentara, pelaut dan marinir dari Jepang dan Amerika Serikat.

Manuver militer besar-besaran ini berlangsung hingga 5 November, dan akan mencakup pelatihan peperangan siber dan elektronik untuk pertama kalinya.

“Situasi keamanan di sekitar Jepang menjadi semakin parah. Ini memberi kami kesempatan untuk menunjukkan kekuatan aliansi Jepang-AS,” kata Jenderal Koji Yamazaki, komandan militer utama Jepang, yang berbicara di atas kapal induk helikopter Kaga di perairan selatan Jepang, seperti dikutip dari Reuters, Selasa, 27 Oktober 2020.

Dari pihak Amerika, kapal-kapal perang yang ambil bagian dalam latihan perang tersebut adalah kapal-kapal anggota Kelompok Tempur Kapal Induk USS Ronald Reagan.

“Saat kami mengembangkan cara baru dan lebih baik untuk mengoperasikan dan mengintegrasikan, latihan seperti ini jelas menunjukkan kekuatan yang berkembang dari aliansi AS-Jepang,” kata Letnan Jenderal Angkatan Udara Kevin Schneider, komandan Pasukan AS Jepang, dalam rilis pers.

“Terlepas dari dampak global yang sangat besar dari Covid-19, aliansi AS-Jepang tidak goyah dan kami tetap siap untuk bertarung dan menang.”

(Source: Sindonews.com/min)

- Advertisement -Download

BACA JUGA

Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

LENTERA MALUT -- Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso....

Membaca Arah Kebijakan Pembentukan UU Ciptaker

LENTERA NEWS -- Pada 5 Oktober lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang....

Logo Sumpah Pemuda 2020 Dirilis Kemenpora. Ini Maknanya

LENTERA NEWS -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi melaunching logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...