Isu Tsunami!! Masyarakat Kota Ternate Heboh

TERNATE LENTERA.CO.ID – Masyarakat Kota Ternate panik dengan isu Tsunami sore menjelang malam tadi, 29 Oktober 2018.

Pasalnya sejak sore tadi terjadi gelombang tinggi di beberapa titik di kota Ternate, yakni di Pantai Dufa, Pantai Tafure, Pantai Kayu merah dan area pelabuhan Bastiong.

Sebelumnya sudah ada Peringatan dini Stasiun Meteorologi kelas I Sultan Babullah Ternate Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Maluku Utara (Malut) tentang gelombang tinggi tersebut yang diperkirakan terjadi antara tanggal 24 Oktober 2018 hingga tanggal 27 Oktober 2018 di kawasan perairan laut Provinsi Malut.

Peringatan Dini BMKG terkait Gelombang Tinggi

Menurut Prakirawan cuaca BMKG Malut Satria Kridha Nugraha, saat ditemui Reporter Lentera Online di ruang kerjanya. Pada Rabu, 24 Oktober 2018 lalu mengatakan, dari hasil pantauan dan monitoring langsung terdapat siklon tropis YUTU di samudra pasifik bagian timur Fhilipina, dengan pusat tekanan 965 pHa dan kecepatan angin 70 knot hingga akan mengarah ke barat, sehingga otomatis semakin mendekat di wilayah perairan Malut dan mempengaruhi tinggi gelombang.

Baca Juga:

Sementara, terkait hal tersebut Jainal Sehe (32) salah satu warga Kelurahan Kayu Merah, mengaku kaget dan sempat panik saat mengetahui adanya gelombang tinggi di perairan ternate.

“saya juga panik, saat buka FB (facebook) ada life video gelombang besar di dufa-dufa dan Bastiong” ungkap Jaenal ketika ditemui Reporter saat memantau keadan ombak di pantai Kayu Merah.

Menurutnya, gelombang tinggi ini sudah biasa terjadi setiap tahunnya ketika menjelang bulan Desember.

“Mungkin kita masih trauma dengan kejadian Donggala, akhirnya jadi panik” ungkapnya.

Ketika disentil soal peringatan dini BMKG Jaenal mengaku belum mendapat informasi tersebut, sehingga dirinya berharap kepada pemerintah agar mensosialisasikan peringatan dini tersebut.

Untuk di ketahui, selain di Kota Ternate di Desa Tapaleo Kabupaten Halmahera Tengah dan Desa Morotai Jaya di Morotai juga mengalami gelombang tinggi.

Rep: Ajun

- Advertisement -Download

BACA JUGA

Presiden Kim Jong Un Klaim Korut tak ada COVID-19

LENTERA NEWS -- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendesak para pejabatnya agar waspada terhadap virus corona. Ia memperingatkan bahwa rasa puas...

PPATK Bakal Ungkap Modus Pencucian Uang “Kelas Paus”

LENTERA NEWS -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) fokus dalam penanganan pencucian uang berlabel “kelas paus”. Para pelaku selalu berusaha menyembunyikan...

Cinta dan Patah Hati Bikin Remaja Ini Lompat ke Jurang Sedalam 20 Meter

LENTERA NEWS -- Cinta itu buta. Gara-gara sedang ada masalah dengan pujaan hatinya, seorang remaja berinisal H,15, nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb.Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat