Ini Kronologis dan Motivasi Laode Menulis Berita, Niat Cemarkan Nama Baik

LENTERA NEWS — Bahwa, Kuasa Direktur CV. Andalas, Ilham Maoeradji mendapat teguran dari pihak PPK Dinas Pariwisata dengan nomor: 556/57/2019, Perihal: Surat Teguran I atas keterlambatan pekerjaan Proyek Papan Informasi Wisata yang berlakokasi di Nusliko, Kota, Weda, Kabupaten Halmahera Tengah mengalami keterlambatan kerja sehingga diminta untuk segera melaporkan progres pekerjaan tersebut Pada Senin, 9 September 2019.

Surat teguran tersebut, disampaikan oleh Fandy yang kala itu jadi wartawan Lentera.co.id ke Ilham melalui pesan WhatsApp maupun Inbox lewat facebook pada Ahad, 13 September 2019. Lalu pada Senin, 9 September 2019, Kuasa Direktur CV. Andalas, Ilham Maoeradji menemui PPK yang diketuai oleh Riky di Kantor Dinas Pariwisata lalu melaporkan penyebab pekerjaan yang tertunda itu. Dihadapan PPK, Ilham menyampaikan bahwa dirinya terkendala Kayu Balok 10×01 kelas I di Kota Weda. Meski begitu, kata ilham, dirinya menyampaikan kepada PPK agar memberikan solusi, misalnya menggunakan Kayu Papua Kelas I.

BACA Dugaan Pencemaran Nama Baik, Laode Dipolisikan

Pada pertemuan itu pun, PPK menyetujui sehingga ia langsung menghubungi Rudianto (Rudi), sala satu rekanan yang mengerjakan proyek yang sama, yakni pembangunan Papan Informasi Wisata Sagea karena menurut Ilham, ia pernah menghubungi Rudi dan Rudi pun mengaku kalau dia memiliki jenis Kayu dengan ukuran itu.

“Jadi kendala proyek ini bukan cuman saya. Di Sagea juga kesulitan Kayu Besi 10×10 Kelas 1 itu sehingga saya bersama Rudi bersepakat untuk menemui PPK untuk konsultasi karena kami tidak mau ada temuan dikemudian hari,” kata Ilham.

Usai pertemuan dengan PPK, Ilham pun kembali menginformasikan ke Rudi soal persetujuan PPK untuk menggunakan Kayu Papua itu. Rudi pun mengaku akan menyediakan 2 batang kayu tersebut buat Ilham.

“Rudi berniat bantu saya kayu Papua itu. Sampai dia bilang, nanti saya terima bersih di lokasi kegiatan. Mungkin karena dia terkendala atau sibuk, Rudin pun tidak lagi mengangkat telepon dari saya,” katanya.

Beruntung, pada Jumat, 13 September 2019 Ilham dapat menemukan Kayu Besi Kelas I yang berukuran 14×20 lalu dipotong dan dibersihkan hingga dapat menemukan ukuran yang ditetapkan oleh PPK, yakni 10×10. Akhirnya, pekerjaan pun mulai dilanjutkan sejak ditemukan Kayu Tersebut.

Pada Selasa, 17 September 2019, Laode atas nama media A mengaku mendapatkan surat teguran tersebut di Bapaknya Fandi. Dimana Fandi yang sebelumnya bekerja di Lentera.co.id, diberhentikan pada Selasa, 13 September 2019 sehingga Ilham menyatakan Fandy menyerahkan surat tersebut kepada Laode pada Selasa, 17 September 2019, dimana waktu itu pekerjaan sementara dilanjutkan, namun Laode masi saja ingin memberitakan.

Menurut Ilham, kenapa Laode sangat ingin merusak nama baiknya, karena dia tahu hubungan baik Laode dan Fandi. “Itu kenapa saya menilai berita bukan dasar obyektifitas tapi emosional membela teman. Artinya, jadi tolok ukur bahwa mereka benar-benar berniat mencemarkan nama baik saya,” katanya.

Sebab, menurut Ilham, kalau berita tersebut dasarnya adalah profesionalisme, maka keterlambatan pekerjaan yang bukan hanya dirinya selaku kenanan yang dapat diberitakan. “Di Gebe dan Sagea juga terkendala seperti saya. Dan tentunya, kami dapat teguran yang sama. Lalu kenapa cuman saya yang mau diberitakan? Ini yang menurut saya, tolok ukur Laode menulis dengan niat merusak nama baik,” katanya.

“Sala puluhan tahun dimedia dan saya tahu motivasi menulis berita antara profesionalisme dan sikap dengki jurnalis. Itu sebabnya, saya tetap proses hukum untuk Laode secara individu dan rekannya yang bersembunyi dibalik media profesional itu,” katanya.

Rep/Red: Ajun

- Advertisement -Download

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Rusia Serang Suriah, 4 Warga Sipil Suriah Tewas

LENTERA NEWS -- Rusia melancarkan serangan di Idlib di Suriah, pada Sabtu, 18 Januari 2020 waktu setempat. Serangan udara yang dilakukan menewaskan sedikitnya empat...

Skandal Jiwasraya Diduga Melibatkan Orang Dekat Kekuasaan

LENTERA NEWS -- Partai Demokrat kukuh mendorong dibentuknya Pansus Jiwasraya di DPR. Demokrat tak setuju apabila dugaan skandal penyelewengan dana asuransi Jiwasraya hanya dibentuk...

Mengenal Sosok di Balik Penahanan 1 Juta Muslim Uighur di China

LENTERA NEWS -- Setelah kerusuhan berdarah di sebelah barat China sepuluh tahun lalu, Partai Komunis China menugaskan seorang pejabat untuk mengatasi masalah ketertiban: seorang...

Granat Asap Meledak Dalam Bungkusan Plastik, 2 Anggota TNI Korban

LENTERA NEWS -- Terjadi ledakan di Jakarta pada Selasa, 03 Desember 2019 sekitar pkul 07.20 WIB, tepatnya di jalan Medan Merdeka Utara, di area...

Tercemar Sampah, Sungai Ciberes jadi Merah Jambu dan Bau Busuk

LENTERA NEWS - Air Sungai Ciberes di Desa Gebang Kulon, diduga tercemar Limbah Industri dan sampah yang menyebabkan sungai tersebut berubah warna menjadi merah...

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat