Hari Ini Gencatan Senjata Ketiga, Armenia vs Azerbaijan

LENTERA NEWS — Gencatan senjata untuk kemanusiaan akan diberlakukan pada hari ini, Senin, 26 Oktober 2020, dalam perang antara Armenia dan Azerbaijan atas wilayah sengketa Nagorno-Karabakh.

Gencatan senjata ini merupakan yang ketiga kalinya sejak konflik hebat pecah 27 September lalu antara negara pecahan Soviet tersebut. Gencatan senjata ketiga ini ditengahi Amerika Serikat (AS). Yerevan dan Baku pada hari Minggu telah membuat pernyataan bersama tentang kesepakatan gencatan senjataa yang akan berlaku mulai hari Senin.

Menteri Luar Negeri kedua negara bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Stephen Biegun pada hari Sabtu pekan lalu. “Menegaskan kembali komitmen untuk menerapkan dan mematuhi gencatan senjata kemanusiaan yang disepakati di Moskow pada 10 Oktober,” bunyi pernyataan bersama mereka.

“Amerika Serikat memfasilitasi negosiasi intensif di antara para Menteri Luar Negeri dan Ketua Bersama Grup Minsk untuk membawa Armenia dan Azerbaijan lebih dekat ke penyelesaian damai (atas) konflik Nagorno-Karabakh,” lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Senin, 26 Oktober 2020.

Kedua negara itu sebelumnya sepakat gencatan senjata pada 10 Oktober dan 18 Oktober. Kedua kesepakatan itu dilanggar oleh baku tembak dan pejabat pemerintah kedua negara saling menyalahkan.

Dalam pernyataan terpisah, OSCE Minsk Group, yang dibentuk untuk menengahi konflik dan dipimpin oleh Prancis, Rusia dan Amerika Serikat, mengatakan ketua bersama dan menteri luar negerinya akan bertemu lagi di Jenewa pada 29 Oktober untuk membahas penyelesaian damai dari Konflik Nagorno-Karabakh sesuai dengan prinsip dasar yang diterima oleh para pemimpin Azerbaijan dan Armenia.

Nagorno-Karabakh terletak di Azerbaijan, tetapi telah berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung oleh Armenia sejak perang di sana berakhir pada tahun 1994. Pertempuran terbaru yang dimulai pada 27 September telah melibatkan artileri berat, roket, dan drone, yang menewaskan ratusan orang dalam eskalasi terbesar dalam seperempat abad terakhir.

(Source: Sindonews.com/min)

- Advertisement -Download

BACA JUGA

Di Back Up TNI dan Tim Terbaik Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

LENTERA MALUT -- Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso....

Membaca Arah Kebijakan Pembentukan UU Ciptaker

LENTERA NEWS -- Pada 5 Oktober lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang....

Logo Sumpah Pemuda 2020 Dirilis Kemenpora. Ini Maknanya

LENTERA NEWS -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi melaunching logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...