Bertamba Satu, PDP Meninggal di Kota Bogor Jadi Sembilan Orang

LENTERA NEWS — Pasien dalam pengawasan (PDP) warga Kota Bogor yang meninggal dunia, seluruhnya sembilan kasus, setelah bertambah satu kasus lagi meninggal dunia, Ahad, 29 Maret 2020. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, sebagai Juru Bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Corona, mengatakan hal itu melalui pernyataan tertulisnya.

Menurut Retno, seluruh PDP yang meninggal dunia telah menjalani tes swab dan sampelnya sudah dikirim ke laboratorium di Litbangkes Kementerian Kesehatan di Jakarta dan sampai saat ini masih menunggu hasilnya.

Retno menjelaskan, jumlah PDP warga Kota Bogor secara keseluruhan ada 47 orang, bertambah enam orang dari Sabtu, 28 Maret 2020.

“Dari sebanyak 47 orang itu, enam PDP dinyatakan sudah selesai pengawasan serta sembilan PDP meninggal dunia. Sehingga saat ini dalam pengawasan rumah sakit ada sebanyak 32 orang,” katanya.

Kemudian, untuk pasien terkonfirmasi positif covid-19 sampai Ahad jumlahnya masih sama seperti kemarin yakni ada delapan pasien. “Dari jumlah tersebut, dua pasien meninggal dunia sehingga dalam perawatan di rumah sakit ada enam pasien,” katanya.

Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan juga melaksanakan tes cepat untuk mendeteksi virus corona kepada orang dalam pantauan (ODP) di halaman Gelanggang Olah Raga (GOR) Pajajaran Kota Bogor, Sabtu (28/3). Hasilnya, 142 negatif dan tiga positif.

Namun, tiga ODP yang hasil tesnya positif datanya belum dimasukkan dalam pengkinian data, karena masih harus menjalani tes lanjutan, yakni tes swab di RSUD Kota Bogor. Sedangkan, warga Kota Bogor berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sampai saat ini jumlah keseluruhannya menjadi 638, atau bertambah 20 dari Sabtu (28/3). Dari jumlah 638 ODP itu, sebanyak 186 dinyatakan sudah selesai pemantauan, sehingga ODP dalam pemantauan saat ini ada 452 orang.

Sementara itu, data pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam aplikasi PIKOBAR, hingga Ahad (29/3), pukul 15.30 WIB, menyebutkan, total kasus positif covid-19 ada 119 kasus. Dari jumlah tersebut, meninggal dunia sebanyak 19 orang, sembuh sembilan orang, serta 91 orang positif lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Adapun pasien dalam pengawasan (PDP), jumlah keseluruhan hingga Ahad ini ada 728 dan dari jumlah tersebut 166 dinyatakan sudah selesai pengawasan serta 562 masih dalam pengawasan. Warga Jawa Barat berstatus orang dalam pemantauan (ODP) ada sebanyak 6.682 dan dari jumlah tersebut sebanyak 1.950 dinyatakan telah selesai pemantauan sehingga dalam pemantauan ada 4.732.

Rep: Iji/Source: Republika

- Advertisement -Download

BACA JUGA

Video: Pegawai KPU Protes Petugas Covid dan Sebut SE Bupati Halteng tak Masuk Akal

LENTERA NEWS -- Salah satu ASN yang bekerja di kantor KPU menilai surat edaran Bupati Halmahera Tengah tidak masuk akal, karena bagi...

Ditahan Petugas Covid, Pegawai KPU ini Menilai SE Bupati Halteng tak Masuk Akal

LENTERA NEWS -- Salah satu ASN yang bekerja di kantor KPU menilai surat edaran Bupati Halmahera Tengah tidak masuk akal, karena bagi...

Ketua Komisi III DPRD Malut Serius Menanggapi Keluhan Warga Pulau Taliabu

LENTERA News – Dugaan lahan hutan Mangrove dirusaki dan diperjualbelikan oleh oknum tidak bertanggung jawab sehingga salah satu warga Taliabu keluhkan hal...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat