Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Makassar Demo hingga Malam Hari

0
541 views
Demonstrasi di Kota Makassar, Sulsel pada Senin, 30 September 2019

LENTERA NEWS — Menolak RUU yang dinilai tidak pro rakyat, ribuan mahasiswa di berbagai kampus dan masyarakat sipil, Makassar, Sulawesi Selatan duduki jalan Urip Sumiharjo hingga malam hari, Senin, 30 September 2019.

Massa Aksi tetap bertahan hingga malam hari ini, bikin pihak DPRD Sulsel mengirim tuntutan massa aksi ke DPR pusat. “Bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Selatan secara instansi mendukung tuntutan massa aksi,” tutur Korlap Aliansi Masyarakat Sipil Menggugat Keadilan, Parle.

Terdapat delapan tuntutan dalam aliansi tersebut yakni:

1) Tolak dan Batalkan RUU pertanahan dan semua regulasi RUU/ Revisi UU Kapitalis dan tidak pro rakyat ( UU KPK, UU SDA, RKUHP, RUU Minerba, RUU Perkelapasawitan, RUU Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, RUU Perkoperasian, RUU Permasyarakatan, RUU Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan).

2) Sahkan dengan segera RUU Perlindungan Kekerasan Seksual, RUU masyarakat Adat, RUU Perlindungan PRT.

3) Hentikan teror, Intimidasi dan Kriminalisasi Rakyat/ Petani – Nelayan Pejuang Agraria, Pejuang Pro Demokrasi Papua.

4) Bebaskan aktivis-aktivis pejuang lingkungan, agraria dan pro demokrasi tanpa syarat.

5) Hentikan tinjau kembali proyek-proyek investasi yang menggusur, merampas hak-hak dan sumber penghidupan petani, nelayan, masyarakat miskin kota (klaim kawasan hutan secara semena-mena, HGU PTPN XIV, Reklamsi CPI dll)

6) Adili aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif dan pembunuhan pada demonstran di bulan september ini.

7) Tuntaskan kasus-kasus korupsi sumber daya alam

8) Laksanakan reforma agraria sejati.

“Kami tidak akan meninggalkan lokasi aksi sebelum pihak DPRD Sulsel menunaikan tuntutan kami,” tutup korlap, Parle kepada reporter Lentera.co.id, Surahmat di lokasi demonstrasi, Makassar.

Rep: Surahmat
Red: Jun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here