Advertisement

Jurnalis dan Aktivis HAM Palestina Ditangkap

Ketujuh jurnalis dan aktivis HAM Palestina dibawa ke kamp militer Israel.

NEWS.LENTERA.CO.ID — Pasukan Israel menahan tujuh jurnalis dan seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) Palestina, Ahad, 12 Mei 2019. Penangkapan dilakukan saat mereka mendokumentasikan aksi penggusuran oleh pasukan Israel terhadap rumah milik warga Palestina di Lembah Yordan.

Dilaporkan laman Ma’an News Agency, ketujuh jurnalis Palestina yang ditahan Israel teridentifikasi sebagai Hazem Nasser, Shadi Jeraraa, Raneen Suwafta, Shada Hamad, Hisham Abu Shaqra, Khaled Badir, dan Mahmoud Fawzi. Sedangkan aktivis HAM yang ditangkap diketahui bernama Fares Faqha.

Dia merupakan anggota al-Haq. Ia adalah organisasi yang berbasis di Ramallah dan merupakan anggota Dewan Organisasi HAM Palestina. Direktur Jenderal Al-Haq Shawan Jabarin diketahui merupakan anggota senior dari Front Populer untuk Pembebasan Palestina.

Menurut beberapa sumber ketujuh jurnalis dan aktivis HAM Palestina itu dibawa ke sebuah kamp militer Israel di dekat desa Tayasir, timur laut Tubas. Namun, belum ada konfirmasi tentang hal tersebut.

Sindikat Jurnalis Palestina telah melayangkan kecaman atas penangkapan dan penahanan tersebut. Ia menyerukan semua organisasi internasional PBB untuk segera melakukan intervensi dan menuntut pembebasan mereka segera.

Sindikat Jurnalis Palestina juga meminta Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) untuk memberikan perlindungan nyata kepada para jurnalis Palestina. Hal itu sangat penting guna mengakhiri pelanggaran Israel terhadap mereka.

Source: Republika

- Advertisement -Download

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Dalam Tiga Bulan, 10 Kali Nunung Pesan Sabu

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Hasil interogasi, komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, sudah memesan narkotika berjenis sabu-sabu sebanyak 10 kali dalam...

Izin Lambat di Daerah, BI: Penghambat Investasi

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Evaluasi dan Analisa Dampak Kebijakan Ekonomi...

Proyek Perusahaan China tak Selesai, Mahathir Sita 1 Miliar Ringgit

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, negaranya menyita lebih dari 1 miliar ringgit dari rekening bank milik China Petroleum Pipeline Engineering (CPP)....

Penerapan Teknologi dalam Mencapai Target Kerja Management

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Perusahaan adalah suatu lembaga dalam bentuk organisasi yang dioperasikan dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan motif atau insentif...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...
- Advertisment -

POPULER

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

Rupiah Diprediksi Bakal Melemah pada Kisaran ini

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, 28 Mei 2019 pagi terkoreksi tipis setelah sempat menguat di awal...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...