Pecahkan Masalah, Butuh Saran Istri seperti Kisah Rasulullah SAW

LENTERA NEWS — Syahdan, usai perundingan Hudaibiyah dengan orang-orang Quraisy, Nabi Muhammad SAW berkata pada para sahabat. ”Bangkit dan berdirilah kalian semua, sembelihlah hewan-hewan kurban kalian. Dan bercukurlah.”

Akan tetapi, tak seorangpun melaksanakan perintah ini, karena agak kecewa dengan isi perjanjian itu. Nabi SAW sampai tiga kali mengulangi perkataannya, namun tetap tak ada respons.

Tak lama, Nabi pun masuk ke bilik istrinya, Ummu Salamah, dan menceritakan apa yang terjadi. ”Wahai Nabi Allah, apakah engkau suka melihat kejadian seperti itu. Keluarlah dan jangan berkata apapun kepada mereka, lalu sembelihlah untamu dan panggillah tukang cukurmu.”

Maka, Nabi segera bergegas menghampiri para sahabat tanpa berkata apa-apa, mengambil seekor unta dan menyembelihnya, dan memanggil tukang cukur untuk mencukur rambut beliau. Melihat itu, para sahabat lantas melakukan hal yang sama.

Ada hikmah di balik kisah itu. Dialog antara Nabi SAW dengan istrinya, Ummu Salamah, menunjukkan pentingnya peran istri dalam membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi suami.

Berkat pertolongan Allah SWT, dan saran dari Ummu Salamah, Rasulullah pun akhirnya mampu memecahkan persoalan politik yang cukup rumit tersebut.

Di sini, Rasulullah benar-benar mempraktikkan prinsip musyawarah, meminta pendapat dari orang lain (dalam hal ini adalah istri beliau), dan mengakomodasi saran yang dinilainya baik.

Selain itu, dari contoh yang diberikan Rasulullah, seorang suami diperbolehkan meminta saran dari istrinya. Dan istri pun dapat memberikan saran maupun masukan kepada sang suami atas satu persoalan.

Dalam tradisi Islam sejatinya dikenal konsep musyawarah sebagai sarana untuk memecahkan persoalan secara bersama. ”Bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” (QS Ali Imran [3]: 159)

Termasuk di kehidupan berumah tangga, musyawarah dianggap menjadi salah satu landasan pokok dalam membina sebuah keluarga bahagia, penuh kebersamaan serta selalu dilimpahi kasih sayang.

Memang, terkait kaidah Islam, suami adalah memegang kendali lebih besar daripada istri atas keluarga, sesuai fitrah yang diberikan Allah SWT. Kitab suci Alquran menyebutnya sebagai al-qiwamah (kepemimpinan dalam rumah tangga).

Hanya saja, dalam menjalani kehidupan keluarga, merupakan tanggung jawab bersama antara suami dan istri. Kepemimpinan tadi tidak lantas menafikan peran perempuan. Keduanya harus saling melengkapi dan berbagi, sesuai peran masing-masing.

Dalam kaitan ini, suami dapat meminta pendapat maupun saran dari istrinya, terutama terhadap masalah yang melibatkan pengalaman perempuan. Firman Allah SWT, ”Sedangkan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.” (QS asy-Syuura [42]: 38)

Ayat Alquran telah memberi jalan keluar terbaik bagi suami dan istri jika di antara mereka menemui persoalan. Dengan saling berkomunikasi, maka akan muncul sebuah formulasi terbaik agar keluar dari belitan masalah apapun.

Intinya, komunikasi berperan penting dalam membina kehidupan rumah tangga, di samping akan meningkatkan saling cinta, juga menghindari terjadinya konflik suami istri.

Untuk itu, suami dituntut menghargai istrinya, termasuk menghargai pendapatnya. Alquran telah mengajarkan hak suami-istri dengan perimbangan yang setara, dan itu bakal bermuara pada keutamaan nilai-nilai Islam dalam membangun rumah tangga sakinah.

Inilah esensi risalah Nabi SAW, yang dalam sejarah awal Islam mampu mengubah tatanan kebiasaan dan tata cara masyarakat Jahiliyah. Ketika istri sama sekali tak dianggap oleh suami, maka Nabi meneguhkan ajarannya dengan lebih menghargai hak-hak kaum perempuan/istri serta peranannya dalam keluarga.

Artikel ini tayang di Republika.co.id dengan judul, Saran Istri kepada Suami”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Emil Salim: Pemindahan Ibu Kota tidak Relevan

LENTERA NEWS -- Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Emil Salim beranggapan bahwa pemindahan ibu kota Indonesia ke wilayah lain tidak lantas...

Sumbang Miras ke Mahasiswa Papua, Polwan ini Dinonaktifkan

LENTERA NEWS -- Polisi wanita (polwan) yang memberikan dua lusin minuman keras kepada mahasiswa Papua di Bandung, Jawa Barat (Jabar), telah dinonaktifkan. Penonaktifan polwan...

Bentrokan di Kashmir Akibat, Sekitar 150 Orang Terluka

LENTERA NEWS -- Dua rumah sakit utama di Kashmir mencatat, lebih dari 150 orang menderita luka-luka akibat terkena gas air mata dan peluru karet...

Soal Papua, Mahfud MD: Perlu Dialog

LENTERA NEWS -- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD menyayangkan sejumlah kericuhan yang terjadi di Papua akibat perlakuan rasisme dan persekusi mahasiswa Papua...

Indonesia Bebas Malaria, 18 Miliar Dolar Terselamatkan

LENTERA NEWS -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan Indonesia Bebas Malaria pada 2030 mendatang. Bila hal itu terjadi, pemerintah bisa menghemat...

Terpopuler

Emil Salim: Pemindahan Ibu Kota tidak Relevan

LENTERA NEWS -- Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Emil Salim beranggapan bahwa pemindahan ibu kota Indonesia ke wilayah lain tidak lantas...

Sumbang Miras ke Mahasiswa Papua, Polwan ini Dinonaktifkan

LENTERA NEWS -- Polisi wanita (polwan) yang memberikan dua lusin minuman keras kepada mahasiswa Papua di Bandung, Jawa Barat (Jabar), telah dinonaktifkan. Penonaktifan polwan...

Bentrokan di Kashmir Akibat, Sekitar 150 Orang Terluka

LENTERA NEWS -- Dua rumah sakit utama di Kashmir mencatat, lebih dari 150 orang menderita luka-luka akibat terkena gas air mata dan peluru karet...

Soal Papua, Mahfud MD: Perlu Dialog

LENTERA NEWS -- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD menyayangkan sejumlah kericuhan yang terjadi di Papua akibat perlakuan rasisme dan persekusi mahasiswa Papua...

Indonesia Bebas Malaria, 18 Miliar Dolar Terselamatkan

LENTERA NEWS -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan Indonesia Bebas Malaria pada 2030 mendatang. Bila hal itu terjadi, pemerintah bisa menghemat...

Di Bandung, Mahasiswa Papua Trauma dan Ingin Pulang

LENTERA NEWS -- Mahasiswa Papua di Kota Bandung mengaku trauma dan tidak nyaman dengan kondisi memanasnya isu rasialisme. Karena itu, ingin kembali pulang ke...

Depan Jamaah, UAS Sampaikan 4 Pesan Penting

LENTERA NEWS -- Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan kuliah umum dan tabligh akbar di Kampus Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Kamis, 22 Agustus...

Puluhan Ribu Rakyat Papua Unjuk Rasa

Jayapura, News.lentera.co.id – Unjukrasa yang terjadi di sejumlah kota di Papua terkait persekusi dan rasisme yang dialami para mahasiswa Papua di Surabaya, Malang, dan...

Meriahkah HUT RI Ke 74, Warga Deah Pangwa Gelar Lomba

Pidie Jaya, News.lentera.co.id -- Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 disambut meriah oleh pemuda dan warga Gampong Deah Pangwa. Beragam lomba termasuk panjat pinang (ek...

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...