Berhentikan PNS Korupsi, Mendagri: Kita Kejar dan Percepat

LENTERA NEWS — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan terus mendorong Pemerintah daerah segera melakukan pemberhentian terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti korupsi. Hal itu disampaikan Tjahjo menyusul pernyataan KPK yang menilai pemberhentian PNS yang terbukti korupsi masih lambat.

“Seterusnya kita akan kejar dan secepatnya,” ujar Tjahjo di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 28 Januari 2019.

Tjahjo mengakui, pemberhentian PNS korupsi semestinya selesai pada Desember 2018 kemarin. Itu sesuai dengan kesempatan dengan Pemerintah daerah.

“Kemarin sudah dirapatkan di KPK, pokoknya secara prinsip kesepakatan dengan semua daerah sudah diputuskan akhir Desember,” ujar Tjahjo.

BACA JUGA
1.964 PNS Terlibat Korupsi belum Diberhentikan, KPK: Kami Sangat Sesalkan

Namun, ternyata jumlah PNS korupsi yang diberhentikan masih jauh dari angka keseluruhan. Tjahjo beralasan, ada masalah adiministrasi yang membuat pemberhentian PNS korupsi tak juga rampung.

“Alasannya kan administasi tapi kan daerah bukan kami ke BKN, Desember juga target sudah bagus. Sekarang dikejar sama KPK,” ujar Mantan Sekjen PDIP tersebut.

Sebelumnya, KPK menilai pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti korupsi masih lambat. Alasannya baru 393 PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat dari daftar 2.357 orang yang telah divonis bersalah melalui putusan berkekuatan hukum tetap.

“KPK menerima informasi dari BKN tentang masih lambatnya proses pemberhentian PNS yang telah terbukti korupsi. Hal ini disebabkan mulai dari keengganan, keraguan atau penyebab lain para PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Ahad, 27 Januari 2019.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN) per 14 Januari 2019 hanya 393 PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat dari daftar 2.357 PNS yang telah divonis bersalah melalui putusan berkekuatan hukum tetap.

Source: Republika

- Advertisement -Download

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkait

Miris !! Pidie Jaya Peringkat Ke 4 Termiskin, Pejabat Malah Beli Mobil Mewah

LENTERA NEWS - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan melakukan pengadaan mobil mewah untuk kendaraan dinas baru Bupati - Wakil Bupati, Pimpinan Dewan Perwakilan...

Ribuan Mahasiswa dan Masyarakat Makassar Demo hingga Malam Hari

LENTERA NEWS -- Menolak RUU yang dinilai tidak pro rakyat, ribuan mahasiswa di berbagai kampus dan masyarakat sipil, Makassar, Sulawesi Selatan duduki...

Mahasiswa dan Buruh Makassar Gelar Aksi di Depan Kantor DPRD Sulsel

LENTERA NEWS - Ratusan Mahasiswa dan Buruh yang tergabung dalam "Gerak Buruh" menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Sulsel, Jln Urip Sumiharjo kota...

Kematian 2 Mahasiswa di Kendari, ini Kata Kapolda Sultra

LENTERA NEWS -- Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Merdisyam mengatakan, kasus kematian dua mahasiswa di Kendari sudah tahap penyelidikan. Dia memastikan proses penyelidikan...

Amankan Demo di DPR, 20 Ribu Personel Gabungan TNI-Polri Disebar

LENTERA NEWS -- 20.500 Personel gabungan TNI, Polri dan pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan mengamankan rencana demonstrasi dilakukan mahasiswa di gedung DPR/MPR. Puluhan ribu...

POPULER

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...

Tunjangan hari raya dan gaji-13 akan dibayarkan pada 24 Mei.

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara atau PNS pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah...

Rusia Menanggapi Sikap AS Menambah Pasukan Militer di Timteng

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin, 27 Mei 2019 mengatakan, kemungkinan peningkatan keberadaan militer Amerika Serikat di Timur Tengah bisa...

46 PNS Dipecat Akibat Doyan Bolos dan Kasus Perzinaan

NEWS.LENTERA.CO.ID -- Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memecat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang doyan bolos. Keputusan itu diambil dalam sidang terhadap 46 PNS yang...

Jadi Pejabat, Anies: Dicaci tidak Tumbang, Dipuji tidak Terbang

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tak luput dari kritikan masyarakat