Tuntut Kenaikan Harga Kopra, Petani Mal-Malut Demo di Istana Negara dan Kemendag RI

JAKARTA, LENTERA.CO.ID – Tak hanya mahasiswa di Maluku Utara yang menanggapi anjloknya harga kopra. Kali ini, mahasiswa yang tergabung di dalam aliansi Persatuan Tani Indonesia Maluku dan Maluku Utara (PETANI MAL-MALUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dan Kementrian Perdagangan Republik Indonesia pada Senin, 26 November 2018.

Massa aksi sekitar 50 mahasiswa itu, dilengkapi mobil sound sistem, Spanduk dan Pamflet dan memulai titik kumpul di tugu proklamasi. Setelah itu, masa aksi juga menumpangi metro mini ke istana negara dan Kementrian Perdagangan RI.

BACA Mahasiswa Kembali Demo, Menagi Janji Pemprov Malut

Kordinator aksi, Riswan Sanun dalam orasinya menyampaikan tuntutan dengan tegas didepan istana Negara. Ia mengatakan, Kopra merupakan komoditas unggulan yang perlu di perhatikan dari sisi harga sekaligus penyiapan industri mini untuk menjaga kualitas kopra yang masuk di pasar nasional. Bila ini hal itu tak dilakukan, tentu berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

“Kami berharap ada titisan yang sifatnya regulasi untuk memperbaiki kembali anjloknya harga kopra karena makan dan minum kami bergantung dari hasil komoditas seperti Kopra,” ungkapnya.

Dia mentakan, asas keadilan ekonomi yang dijanjikan oleh negara, tertuang dalam pasal lima Pancasila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dipandang sebelah mata oleh pemerintah pusat. Demikian itu berefek pada redaksi undang-undang berbunyi: “Tiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. “Ekonomi menjamin tarif pendidikan, apalagi mereka yang studinya di ibukota Jakarta dengan menelan biaya pendidikan yang mahal,” ujarnya.

“Saya berharap kepada presiden republik Indonesia untuk memperhatikan kondisi ekonomi yang sangat miris ini. Jika tidak di ambil alih secara cepat atas anjloknya harga kopra tersebut, maka kami mahasiswa Maluku dan Maluku Utara potensi tidak melanjutkan studi sebab biaya studi kami dari penghasilan harga korpa,” tutupnya.

BACA JUGA Setelah Dijanji Lagi, Aksi Mahasiswa Dibubar Paksa. Halsel Aman

Berikut di depan gedung Kementerian Perdagangan RI, Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMAKUT) Agus Harun menyatakan, bahwa kejahatan pemerintah pusat yang menempatkan Maluku Utara sebagai areal zona ekonomi Eksklusif ini, perusahaan tambang dan Kelapa Sawit akan bersemai subur, dan berpotensi mengantikan komoditas seperti pala,cengkeh dan kopra.

BACA LAGI Dinilai Bohongi Masyarakat, Gibernur Diminta Copot Sekda dan Kadis Pangan

Itu sebabnya, kata dia, anjloknya harga kopra yang rata-rata Rp 2.000 Kg di Kabupaten/Kota Se-Maluku dan Maluku Utara adalah seting besar pemerintah untuk menurunkan animo petani kopra yang menggantungkan kehidupannya pada hasil kopra sehingga dengan sendirinya beralih ke perkebunan kelapa sawit.

“Saya berharap kepada pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Perdagangan RI untuk dapat menstabilkan harga kopra yang selaras dengan harga di Surabaya yakni Rp 12.000 perkilo,”

Kontributor, Faisal melaporkan dari Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Emil Salim: Pemindahan Ibu Kota tidak Relevan

LENTERA NEWS -- Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Emil Salim beranggapan bahwa pemindahan ibu kota Indonesia ke wilayah lain tidak lantas...

Sumbang Miras ke Mahasiswa Papua, Polwan ini Dinonaktifkan

LENTERA NEWS -- Polisi wanita (polwan) yang memberikan dua lusin minuman keras kepada mahasiswa Papua di Bandung, Jawa Barat (Jabar), telah dinonaktifkan. Penonaktifan polwan...

Bentrokan di Kashmir Akibat, Sekitar 150 Orang Terluka

LENTERA NEWS -- Dua rumah sakit utama di Kashmir mencatat, lebih dari 150 orang menderita luka-luka akibat terkena gas air mata dan peluru karet...

Soal Papua, Mahfud MD: Perlu Dialog

LENTERA NEWS -- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD menyayangkan sejumlah kericuhan yang terjadi di Papua akibat perlakuan rasisme dan persekusi mahasiswa Papua...

Indonesia Bebas Malaria, 18 Miliar Dolar Terselamatkan

LENTERA NEWS -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan Indonesia Bebas Malaria pada 2030 mendatang. Bila hal itu terjadi, pemerintah bisa menghemat...

Terpopuler

Emil Salim: Pemindahan Ibu Kota tidak Relevan

LENTERA NEWS -- Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Emil Salim beranggapan bahwa pemindahan ibu kota Indonesia ke wilayah lain tidak lantas...

Sumbang Miras ke Mahasiswa Papua, Polwan ini Dinonaktifkan

LENTERA NEWS -- Polisi wanita (polwan) yang memberikan dua lusin minuman keras kepada mahasiswa Papua di Bandung, Jawa Barat (Jabar), telah dinonaktifkan. Penonaktifan polwan...

Bentrokan di Kashmir Akibat, Sekitar 150 Orang Terluka

LENTERA NEWS -- Dua rumah sakit utama di Kashmir mencatat, lebih dari 150 orang menderita luka-luka akibat terkena gas air mata dan peluru karet...

Soal Papua, Mahfud MD: Perlu Dialog

LENTERA NEWS -- Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK), Mahfud MD menyayangkan sejumlah kericuhan yang terjadi di Papua akibat perlakuan rasisme dan persekusi mahasiswa Papua...

Indonesia Bebas Malaria, 18 Miliar Dolar Terselamatkan

LENTERA NEWS -- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan RI telah mencanangkan Indonesia Bebas Malaria pada 2030 mendatang. Bila hal itu terjadi, pemerintah bisa menghemat...

Di Bandung, Mahasiswa Papua Trauma dan Ingin Pulang

LENTERA NEWS -- Mahasiswa Papua di Kota Bandung mengaku trauma dan tidak nyaman dengan kondisi memanasnya isu rasialisme. Karena itu, ingin kembali pulang ke...

Depan Jamaah, UAS Sampaikan 4 Pesan Penting

LENTERA NEWS -- Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan kuliah umum dan tabligh akbar di Kampus Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Kamis, 22 Agustus...

Puluhan Ribu Rakyat Papua Unjuk Rasa

Jayapura, News.lentera.co.id – Unjukrasa yang terjadi di sejumlah kota di Papua terkait persekusi dan rasisme yang dialami para mahasiswa Papua di Surabaya, Malang, dan...

Meriahkah HUT RI Ke 74, Warga Deah Pangwa Gelar Lomba

Pidie Jaya, News.lentera.co.id -- Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 disambut meriah oleh pemuda dan warga Gampong Deah Pangwa. Beragam lomba termasuk panjat pinang (ek...

Surat Sultan Tidore buat Presiden Jokowi

Assalamualaikum wr.wb. Inilah warkatul ikhlas, yang kami sampaikan kepada Bapak dalam rangka menyambut HUT KEMERDEKAAN RI ke-74 dengan harapan dan doa semoga Bapak dan kelurga...